Salam welcome

News

Sabtu, 30 Maret 2013

Cara Membuat Diri Tegas



Cara Membuat Diri Tegas
Oleh: Wildan Isnaini Yahya_UNY_BK_12104244007

Kita sebagai manusia yang terlahir di dunia ini merupakan makhluk zoon politicon yaitu bahwa manusia di takdirkan untuk hidup bermasyarakat dan saling berinteraksi satu sama lainnya sehingga hampir dibilang tidak mungkin apa bila ada manusia di dunia ini yang hidup tanpa berinteraksi dengan orang lain, hal ini sesuai dengan firman Allah SWT, yang artinya:
Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-sukuagar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti. (Q.S Al-Hujurat:13)
Tentu saja saat kita hidup bermasyarakat dan saling berinteraksi dengan orang lain tidaklah lepas dari namanya berkomunikasi, dalam kehidupan bermasyarakat penting sekali kita mengetahui tata cara bekomunikasi yang baik dan benar karena nilai-nilai atau adat dalam setiap masyarakat itu berbeda dan agar tidak muncul diskomunikasi. Dalam kamus umum Indonesia, komunikasi diartikan sebagai perhubungan, hubungan dengan orang banyak. Menjalin suatu hubungan yang baik dengan orang banyak kita harus pandai berperilaku dalam berkomunikasi, salah satu perilaku itu adalah perilaku asertif (ketegasan diri).
Ketegasan diri berasal dari kata tegas, dalam kamus umum bahasa Indonesia yang artinya nyata, jelas dan terang benar, tentu, pasti (tidak ragu-ragu lagi, tidak samar-samar). Ketegasan itu merupakan ketrampilan yang memerlukan latihan, walaupun ada juga ketegasan yang dibawa sejak lahir (alamiah). Ketegasan juga bagian bagaimana kita berhubungan dengan diri sendiri (tegas terhadap diri sendiri) dan dengan orang lain (tegas terhadap orang lain). Untuk memulai berperilaku tegas ada beberapa cara yang perlu kita perhatikan, antara lain :
1.        Cobalah untuk berkata tidak
Dalam setiap berhubungan dengan orang lain entah itu di kantor, rumah, kampus, organisasi, anda tidak harus berkata iya pada setiap perkataan atau permintaan teman anda. Cobalah untuk tetap menghargai diri anda sendiri. Berkata tidak bukan berarti menolaknya, atau berniat menyakiti perasaan teman anda, tapi untuk menghargai diri anda sendiri.
2.        Latihlah cara berkomunikasi verbal dan non-verbal
Cara penyampaiakan ide-ide, perasaan, ungkapan gerak tubuh sangatlah penting bagi penilaian orang lain, jika ekspresi anda tidak sesuai dengan penyampaian yang anda sampaiakan maka orang tidak akan memperhatikan anda. Sampaikan ide anda dengan cara orang lain bukan dengan cara anda, dan mulai sekarang cobalah untuk membangun kepercayaan di antara teman anda. Tanggapan dari lawan bicara anada sangatlah penting, coblaha untuk memperhatikan lawan bicara anda dengan menatap matanya atau dahinya dan coblaha untuk sedikit merendah.
3.        Jangan Menunda
Sifat menunda merupakan ciri ketidak tegasan seseorang, hal ini biasanya lahir dari rasa tidak percaya diri seseorang, karena terlalau lama menimbang-nimbnag keputusan yang akan diambil sehingga berakibat pada penundaan kecil, padahal penundaan-penundaan kecil akan membuat kehilangan kesempatan besar dalam hidup kita ini. Jika kita bisa mengambil keputusan hari ini kenapa tidak ? yang terpenting anda yankin dan berani, tentunya tiap pilihan pasti ada kekurangan dan kelebihan. Janganlah membuat orang lain menunggu dengan keputusan anda, karena kepercayaan kedus tidaklah sama pada yang pertama.



Referensi :
Mengapa Sulit Bersikap Tegas?, dapat diakses di
http://klipingut.wordpress.com/2008/01/04/mengapa-sulit-bersikap-tegas/
8 Tips Menjadi Pribadi yang Lebih Asertif, dapat diakses di
5 Tips to Increase Your Assertiveness, dapat diakses di
http://psychcentral.com/lib/2012/5-tips-to-increase-your-assertiveness/all/1/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar